Kredit rumah merupakan pilihan paling rasional saat Anda membutuhkan rumah namun belum bisa membelinya secara tunai. Tetapi melakukan kredit juga perlu melalui pertimbangan yang matang agar tidak menjadi beban pada masa mendatang.
Selanjutnya: Tips Mengajukan Kredit Rumah yang MudahBanyak orang ingin memiliki rumah baik sebagai aset, investasi atau sebagai tempat tinggal. Pada umumnya saat akan membeli rumah ada dua hal yang akan Anda pikirkan, yaitu membeli secara tunai atau dengan membelinya secara kredit.
Jika Anda akan membeli secara kredit, yang paling penting adalah Anda memenuhi syarat untuk melakukan pinjaman rumah. Dalam hal ini pemberi pinjaman akan menilai kemampuan pembayaran Anda.
Evaluasi tadi pada dasarnya berdasarkan penghasilan, pengeluaran, tabungan, profil kerja, dan riwayat pembayaran pinjaman maupun iuran. Nilai kredit yang buruk dan kredit macet dari masa lalu atau riwayat pembayaran yang buruk dapat menimbulkan masalah saat pihak leasing melakukan evaluasi pinjaman rumah Anda.
Berikut adalah 4 tips penting sebelum Anda memutuskan untuk mengambil kredit pemilikan rumah.
1. Perhatikan Skor Kredit Anda

Skor kredit meletakkan dasar untuk proses pengajuan pinjaman rumah Anda yang mudah. Skor ini bergantung pada seberapa konsisten Anda atau seberapa bagus catatan Anda dalam membayar cicilan hutang dan kartu kredit Anda.
Laporan informasi kredit yang berisi Skor Kredit Anda, pada dasarnya adalah riwayat kredit pinjaman Anda dari berbagai institusi seperti bank atau Perusahaan Keuangan Non-Perbankan.
Dalam hal ini Bank Indonesia (BI) menyiapkan dan memelihara catatan kredit Anda. Kemudian BI membagikannya kepada bank / lembaga keuangan pemberi pinjaman setiap kali ada pengajuan pinjaman melalui sistem BI Checking. Semakin tinggi skor kredit, semakin tinggi kemungkinan pinjaman disetujui.
Sebaliknya jika catatan pengembalian pinjaman Anda buruk, misalnya Anda pernah gagal melunasi kredit kendaraan bermotor atau kartu kredit. Maka kemungkinannya skor Anda buruk bahkan masuk ke dalam “BI Black List”. Sehingga pengajuan kredit Anda tidak mendapat persetujuan dari lembaga pemberi pinjaman.
Pastikan Anda memeriksa skor kredit Anda setidaknya enam bulan, sebaiknya 12 bulan, sebelum Anda berencana membeli rumah.
2. Pertimbangkan anggaran Anda

Tentukan anggaran Anda untuk membeli rumah, berapa banyak uang yang dapat Anda pertimbangkan untuk uang muka dan berapa banyak pinjaman rumah yang Anda butuhkan.
Biasanya, Anda bisa mendapatkan 80% dari nilai properti sebagai pinjaman rumah jika penghasilan Anda tampaknya mencukupi. Identifikasi kisaran cicilan kredit yang Anda rasa nyaman, karena itu akan membantu Anda memutuskan jangka waktu pinjaman.
Anda dapat menggunakan kalkulator kredit untuk mencoba berbagai opsi dalam membantu Anda di sini. Jika penghasilan Anda tidak mencukupi, Anda dapat mempertimbangkan untuk menambahkan orang tua atau pasangan Anda sebagai peminjam bersama.
3. Persyaratan dokumen untuk kredit rumah

Sebelum Anda pergi dan mengajukan pinjaman rumah, Anda perlu memahami dokumen yang diperlukan. Pastikan dokumen tersebut tersedia sebelum Anda menghubungi bank atau perusahaan pembiayaan perumahan.
Pada umumnya masing-masing lembaga pemberi pinjaman akan meminta dokumen yang berbeda. Namun berikut adalah beberapa dokumen yang umum dalam pengajuan kredit rumah.
- Kartu identitas (KTP)
- Surat Nikah / Kartu Keluarga (bagi yang sudah berkeluarga)
- Rekening koran, laporan Bank selama 6-12 bulan terakhir untuk rekening bank yang mencerminkan pendapatan dan pengeluaran Anda. Pastikan Anda mempertahankan saldo yang wajar di akun ini selama 6 bulan terakhir.
- Slip Gaji 3 Bulan
- Formulir Aplikasi dengan Foto yang Ditandatangani
4. Identifikasi pemberi kredit rumah yang tepat

Hindari melamar ke banyak pemberi pinjaman secara bersamaan, karena banyak permintaan kredit dapat berdampak negatif pada Nilai Kredit Anda. Itu tidak berarti bahwa Anda tidak boleh membandingkan pilihan Anda.
Cari bank atau lembaga pembiayaan perumahan yang telah menyetujui properti yang akan Anda beli. Karena hal itu dapat mempersingkat waktu persetujuan pinjaman Anda. Jika properti tersebut adalah perumahan, pilih bank yang sudah memiliki kerja sama dengan pihak pengembangnya.
Pahami kriteria kelayakan dari pemberi pinjaman tersebut dalam hal batas akhir, skor kredit dan skema pinjaman (biaya pemrosesan, tingkat bunga, dll.). Pilih satu atau dua pemberi pinjaman yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.
Penutup
Mempertimbangkan semua tips kredit rumah atas dapat mempersiapkan Anda dengan lebih baik sebelum mengambil kredit rumah. Sehingga pengajuan kredit rumah yang Anda lakukan mendapatkan persetujuan lebih cepat.
Ingin kredit rumah berkualitas dan terjangkau ? Tentunya lakukan bersama OK Propertis, mitra Anda dalam membeli rumah.
